Kini kuterus melangkah
menapak, melangkahi jalan-jalan
tanpa tahu kemana kaki ini
akan terus menuntun ...
dipenuhi ini dan itu.
bimbang dan ragu tanpa tahu
dan hanya membisu~
kulambungkan asa dan anganku
setinggi awan-awan, lebih bila perlu ..
dan kutahu, sakit teramat sangat
saat semua itu jatuh dikala nanti...
tak bisa lagi terangi langkah-langkah ini
tak mampu memandang kedepan,
hanya langkah kaki yang kan tampak
dan mungkin, cahaya menuntunku akan segera mati.
keimanan ku telah lama mengeras dan membatu
seperti kini ku taq memiliki tujuan
atas kemana ku kan daratkan langkah-langkahku




